Mengenal Internet of Things (IoT)



Internet of Things (IoT) merujuk pada jaringan objek fisik, yang disebut "benda", yang dilengkapi dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lainnya untuk tujuan menghubungkan dan bertukar data dengan perangkat dan sistem lain melalui internet. 


Benda-benda ini dapat berupa peralatan rumah tangga biasa hingga alat-alat industri yang canggih. Saat ini, lebih dari 7 miliar perangkat IoT telah terhubung, dan para ahli memperkirakan bahwa jumlah ini akan meningkat menjadi 10 miliar pada tahun 2020 dan bahkan mencapai 22 miliar pada tahun 2025.


Mengapa Internet of Things (IoT) sangat penting?


Dalam beberapa tahun terakhir, IoT telah menjadi salah satu teknologi terpenting di abad ke-21. Kini kita dapat menghubungkan benda-benda sehari-hari seperti peralatan dapur, mobil, termostat, monitor ke internet melalui perangkat yang tertanam. Hal ini memungkinkan komunikasi yang lancar antara manusia, proses, dan benda. 


Melalui komputasi berbiaya rendah, cloud computing, big data, analitik, dan teknologi seluler, benda fisik dapat berbagi dan mengumpulkan data dengan intervensi manusia yang minimal. Di dunia yang sangat terhubung ini, sistem digital dapat merekam, memantau, dan menyesuaikan setiap interaksi antara hal-hal yang terhubung. Dengan begitu, dunia fisik bertemu dengan dunia digital dan keduanya bekerja sama.


Teknologi apa saja yang memungkinkan terjadinya IoT?


Meskipun ide IoT telah ada sejak lama, serangkaian kemajuan terkini dalam beberapa teknologi berbeda telah menjadikannya praktis:


  1. Akses ke teknologi sensor berbiaya rendah dan berdaya rendah: Sensor yang terjangkau dan andal memungkinkan teknologi IoT bagi lebih banyak produsen.
  2. Konektivitas: Sejumlah protokol jaringan untuk internet telah memudahkan untuk menghubungkan sensor ke cloud dan perangkat lainnya untuk transfer data yang efisien.
  3. Platform komputasi awan: Meningkatnya ketersediaan platform cloud memungkinkan bisnis dan konsumen mengakses infrastruktur yang mereka butuhkan tanpa harus mengelola semuanya.
  4. Pembelajaran mesin dan analitik: Dengan kemajuan dalam pembelajaran mesin dan analitik, serta akses ke beragam dan sejumlah besar data yang disimpan di cloud, bisnis dapat mengumpulkan wawasan dengan lebih cepat dan mudah. Kemunculan teknologi-teknologi gabungan ini terus mendorong batas-batas IoT dan data yang dihasilkan oleh IoT juga mendukung teknologi-teknologi ini.
  5. Kecerdasan buatan percakapan (AI): Kemajuan dalam jaringan saraf telah menghadirkan pemrosesan bahasa alami (NLP) ke perangkat IoT (seperti asisten pribadi digital Alexa, Cortana, dan Siri) dan menjadikannya menarik, terjangkau, dan layak untuk digunakan di rumah.


Apa itu IoT industri?


IoT industri (IIoT) mengacu pada penerapan teknologi IoT di lingkungan industri, terutama yang berkaitan dengan instrumentasi dan kontrol sensor dan perangkat yang menggunakan teknologi cloud. IIoT terkadang disebut sebagai gelombang keempat revolusi industri, atau Industri 4.0. Berikut adalah beberapa kegunaan umum untuk IIoT:


1. Manufaktur yang cerdas

2. Aset yang terhubung dan pemeliharaan preventif dan prediktif

3. Jaringan listrik pintar

4. Kota pintar

5. Logistik yang terhubung

6. Rantai pasokan digital yang cerdas


Mengapa IoT mengubah dunia?


IoT menciptakan kembali mobil dengan mengaktifkan mobil yang terhubung. Dengan IoT, pemilik mobil dapat mengoperasikan mobilnya dari jarak jauh, memanaskan mobil sebelum pengemudi masuk ke dalamnya, atau memanggil mobil dari jarak jauh melalui telepon. 


Mobil yang terhubung memungkinkan produsen atau dealer mobil untuk memiliki hubungan yang berkesinambungan dengan pelanggan mereka dan menawarkan “transportasi sebagai layanan” menggunakan mobil otonom. Ini mengubah model kepemilikan mobil tradisional di mana kendaraan langsung mengalami penurunan performa dan nilai.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url