Tagihan Listrik Membengkak? Besar Kemungkinan Terjadi di Jam Ini

Daftar Isi
Bikin Meteran Listrik Berlari Kencang

Kelas Teknisi | Banyak orang mengira penggunaan listrik di rumah besarnya akan sama sepanjang hari. Padahal, ada waktu tertentu ketika konsumsi listrik meningkat tajam karena berbagai aktivitas dilakukan secara bersamaan. Memahami pola waktu penggunaan listrik ini penting agar rumah tangga dapat mengelola energi lebih efisien dan menghindari lonjakan tagihan listrik.

Periode Sore hingga Malam Jadi Waktu Konsumsi Tertinggi

Secara umum, penggunaan listrik rumah tangga paling tinggi terjadi pada pukul 17.00–22.00. Pada waktu ini, penghuni rumah mulai beraktivitas setelah kembali dari pekerjaan atau sekolah. Lampu dinyalakan, dapur mulai aktif, televisi menyala, dan pendingin ruangan bekerja lebih intensif.

Mengapa Disebut Jam Beban Puncak?

Karena banyak peralatan listrik digunakan secara bersamaan, total konsumsi energi meningkat signifikan dibandingkan waktu lainnya. Kondisi ini sering disebut sebagai waktu beban puncak dalam penggunaan listrik rumah tangga.

Bukan Tarif yang Berbeda, Melainkan Pola Pemakaian

Banyak yang mengira listrik lebih mahal di malam hari. Padahal, biaya listrik dihitung berdasarkan total energi yang digunakan dalam satuan kilowatt hour (kWh), bukan berdasarkan jam pemakaian.

Lonjakan tagihan terjadi karena aktivitas keluarga terkonsentrasi dalam satu periode waktu. Jadi, faktor utama yang membuat listrik terasa boros bukanlah perubahan tarif, melainkan kebiasaan penggunaan energi yang berlangsung bersamaan.

Aktivitas Rumah Tangga yang Paling Menguras Listrik

Beberapa aktivitas sore dan malam hari memiliki kontribusi besar terhadap konsumsi listrik, terutama ketika dilakukan dalam waktu yang sama.

Peralatan Berdaya Besar yang Bekerja Bersamaan

AC, rice cooker, pompa air, dispenser, setrika, hingga charger gawai sering menyala bersamaan. Ketika berbagai peralatan berdaya besar bekerja serentak, kebutuhan daya meningkat secara sesaat maupun akumulatif sehingga konsumsi energi harian menjadi lebih tinggi.

Mode Standby yang Sering Terlupakan

Televisi dalam kondisi standby, adaptor tetap terpasang, dan modem menyala 24 jam tetap menggunakan daya. Meski terlihat kecil, jika berlangsung terus-menerus, dampaknya akan terasa pada total kWh bulanan.

Konsumsi Listrik Lebih Rendah di Malam Larut hingga Pagi

Sebaliknya, pada malam larut hingga pagi hari, konsumsi listrik cenderung menurun karena sebagian besar penghuni rumah beristirahat. Biasanya hanya perangkat tertentu seperti kulkas atau lampu kecil yang tetap menyala.

Karena aktivitas minim, beban listrik rumah tangga menjadi lebih stabil dan tidak mengalami lonjakan seperti pada jam sibuk sore hingga malam.

Cara Mengatur Waktu Pemakaian untuk Efisiensi Energi

Mengetahui kapan listrik paling banyak digunakan memberi kesempatan bagi rumah tangga untuk mengatur pola pemakaian secara lebih bijak tanpa harus mengurangi kenyamanan.

Mesin cuci, setrika, atau peralatan lain yang tidak mendesak dapat dijadwalkan di pagi atau siang hari. Langkah ini membantu meratakan konsumsi energi dan mengurangi beban pada jam puncak.

Perubahan kecil seperti menghindari penggunaan alat berdaya besar secara bersamaan dan mematikan perangkat dari mode standby dapat membantu menurunkan konsumsi listrik secara signifikan. Dengan memahami pola penggunaan energi, rumah tangga bisa lebih hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.

Semoga bermanfaat!

Randra Agustio Efryansah
Randra Agustio Efryansah Lulusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, jurusan Teknik Elektro. Penulis artikel di bidang Instalasi Tenaga Listrik, Elektronika, dan Energi Terbarukan.

Posting Komentar