Mengetahui Pengertian Boiler, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Artikel ini akan membantu teman-teman untuk memahami apa itu boiler. Kelas Teknisi akan menerangkan mulai dari pengertian boliler, fungsi, cara kerja, dan komponen-komponen. Yuk disimak pembahasan berikut ini.


Pengertian Boiler

Boiler adalah sebuah wadah tertutup di mana panas dari pembakaran dialirkan ke air untuk menghasilkan uap panas atau steam yang berfungsi sebagai sumber energi. Air digunakan sebagai media yang efisien dan ekonomis untuk mentransfer panas ke dalam proses. Uap panas pada tekanan dan suhu tertentu memiliki energi yang dapat digunakan untuk mentransfer panas dalam bentuk energi kalor ke dalam suatu proses. Efisiensi boiler dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti aliran massa, tekanan dan suhu uap yang masuk dan keluar dari boiler.


Proses penentuan efisiensi boiler dimulai dengan pengumpulan data tekanan, suhu masukan, dan suhu keluaran boiler. Data tersebut kemudian dikonversi menjadi entalpi panas dalam satuan kJ/kg untuk mendapatkan nilai energi keluaran dan energi masukan. Energi kalor yang dihasilkan oleh sistem boiler memiliki nilai tekanan, temperatur, dan laju aliran yang menentukan penggunaan steam selanjutnya.


Sistem boiler terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu sistem air umpan, sistem steam, dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan air secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam, dan terdapat berbagai kran untuk perawatan dan perbaikan. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler, kemudian mengalirkannya melalui sistem pemipaan ke titik pengguna.


Tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar melibatkan semua peralatan yang diperlukan untuk menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk menghasilkan panas, tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan dalam sistem.


Fungsi Boiler

Boiler memiliki fungsi utama yaitu menghasilkan uap yang dapat dimanfaatkan di berbagai industri. Berikut adalah beberapa industri yang menggunakan boiler:

  • Industri kelapa sawit
  • Pabrik makanan dan minuman
  • Pabrik gula
  • Pabrik karet
  • Pabrik farmasi
  • Kapal


Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)


Prinsip Kerja Boiler

Pada umumnya prinsip kerja boiler cukup sederhana dan sama seperti pada saat kita sedang mendidihkan air menggunakan panci. Proses pendidihan air ini akan selalu diiringi dengan proses perpindahan panas serta melibatkan bahan bakar, udara, material wadah air, serta air itu sendiri.


Pembangkaran dilakukang secara berkelanjutan di dalam ruang bakar dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar. Uap yang dihasilkan oleh boiler adalah uap superheat dengan tekanan dan suhu yang tinggi. Produksi uap dipengaruhi oleh luas permukaan pertukaran panas, laju aliran, dan panas pembakaran yang diberikan.


Untuk boiler yang konstruksinya berupa pipa-pipa yang berisi air, sering kali disebut sebagai steam generator (pembangkit uap) karena istilah "boiler" hanya merujuk pada pendidih, sementara sebenarnya ini merujuk pada ketel superheat dengan tekanan tinggi.


Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang boiler, dan cara kerjanya, Anda dapat memiliki landasan yang kuat untuk memahami peran penting yang dimainkan oleh perangkat ini dalam industri. Kelas Teknisi harap artikel ini memberikan wawasan berharga dan membantu Anda memahami boiler dengan lebih baik. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau memerlukan klarifikasi tambahan. Terima kasih telah membaca!

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url