Tips Hemat Listrik pada Kulkas agar Tagihan Rumah Lebih Efisien

Daftar Isi

Tips Hemat Listrik pada Kulkas

Kelas Teknisi | Dalam keseharian kita, kulkas adalah salah satu perangkat listrik yang bekerja tanpa henti selama 24 jam. Berbeda dengan TV atau mesin cuci yang hanya digunakan sesekali, kulkas selalu menyala untuk menjaga makanan tetap segar. Sayangnya, masih banyak pengguna yang belum menyadari bahwa penggunaan kulkas yang kurang tepat bisa menjadi penyumbang besar pada tagihan listrik bulanan.

Sebagai teknisi, Kelas Teknisi sering menemukan kasus kulkas yang sebenarnya masih normal, namun terlihat boros listrik akibat penempatan yang salah, pengaturan suhu tidak tepat, serta kebiasaan pemakaian yang keliru. Padahal, dengan langkah sederhana, kulkas bisa tetap dingin sekaligus hemat energi.

1. Letakkan Kulkas di Tempat yang Sejuk

Pastikan kulkas ditempatkan jauh dari sumber panas seperti kompor, oven, atau paparan sinar matahari langsung. Panas dari lingkungan sekitar akan memaksa kompresor bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin, sehingga konsumsi listrik menjadi lebih tinggi.

Idealnya, beri jarak minimal 10–15 cm dari dinding belakang dan samping agar sirkulasi udara di sekitar kondensor tetap optimal.

2. Jangan Mengisi Kulkas Terlalu Penuh

Mengisi kulkas hingga penuh sesak dapat menghambat sirkulasi udara dingin. Akibatnya, suhu di dalam kulkas tidak merata dan kompresor harus bekerja lebih lama.

Isilah kulkas secukupnya agar aliran udara tetap lancar dan proses pendinginan berlangsung lebih efisien.

3. Atur Suhu Kulkas Secara Bijaksana

Pengaturan suhu sangat berpengaruh terhadap konsumsi listrik. Suhu ideal untuk kulkas rumah tangga berada di kisaran 3°C hingga 4°C, sedangkan freezer disarankan pada suhu sekitar -18°C.

Mengatur suhu terlalu dingin tidak membuat makanan lebih awet, justru hanya membuang energi listrik.

4. Pastikan Pintu Kulkas Selalu Tertutup Rapat

Membuka pintu kulkas terlalu lama akan membuat udara dingin keluar dan suhu di dalam naik. Kondisi ini memicu kompresor bekerja ekstra untuk menurunkan suhu kembali.

Biasakan membuka pintu kulkas seperlunya dan pastikan tertutup rapat setelah digunakan.

5. Rutin Membersihkan Bagian Belakang Kulkas

Tips Hemat Listrik pada Kulkas agar Tagihan Rumah Lebih Efisien

Debu yang menumpuk pada kondensor di bagian belakang kulkas dapat menghambat pelepasan panas. Akibatnya, kinerja kulkas menjadi kurang efisien dan konsumsi listrik meningkat.

Bersihkan bagian belakang kulkas minimal setiap enam bulan sekali untuk menjaga performanya tetap optimal.

6. Hindari Memasukkan Makanan Panas

Makanan atau minuman yang masih panas akan menaikkan suhu di dalam kulkas secara signifikan. Hal ini membuat sistem pendingin bekerja lebih keras dan mengonsumsi listrik lebih banyak.

Sebaiknya, tunggu hingga makanan mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.

7. Gunakan Fitur Defrost Secara Berkala

Untuk kulkas non frost-free, bunga es yang menumpuk di freezer dapat mengurangi efisiensi pendinginan. Selain itu, lapisan es yang tebal akan memperberat kerja kompresor.

Lakukan defrost secara rutin agar kulkas tetap hemat listrik dan bekerja lebih optimal.

8. Periksa Kondisi Karet Pintu Kulkas

Karet pintu berfungsi sebagai penyekat agar udara dingin tidak bocor. Jika karet sudah aus atau tidak rapat, suhu dingin akan mudah keluar dan membuat kulkas bekerja terus-menerus.

Segera ganti karet pintu jika ditemukan kerusakan agar kulkas tetap kedap dan hemat energi.

Kesimpulan

Menghemat listrik dari kulkas tidak selalu harus dengan membeli perangkat baru. Dengan penempatan yang tepat, pengaturan suhu yang bijak, serta perawatan rutin, Anda bisa menekan konsumsi listrik sekaligus memperpanjang umur kulkas.

Kulkas yang terawat dengan baik akan bekerja lebih efisien, lebih awet, dan tetap optimal dalam menjaga kesegaran makanan. Semoga tips dari Kelas Teknisi ini bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya: 

  1. Macam-Macam Kerusakan Instalasi Listrik Rumah dan Solusinya.
  2. Mengenal Bagian-Bagian Setrika Listrik dan Fungsinya.
  3. Mengetahui Penyebab Pompa Air Tidak Mengeluarkan Air.
  4. Bagian-Bagian Kipas Angin dan Fungsinya.

Randra Agustio Efryansah
Randra Agustio Efryansah Lulusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, jurusan Teknik Elektro. Penulis artikel di bidang Instalasi Tenaga Listrik, Elektronika, dan Energi Terbarukan.

Posting Komentar