Kubikel IM, QM, dan DM1A: Jenis, Fungsi, dan Komponennya pada Kubikel TM 20 kV
![]() |
| Kubikel 20kv . Dok Lapangan. Kelasteknisi.com |
Kubikel IM, QM, dan DM1A adalah jenis-jenis modul Kubikel Tegangan Menengah (TM) atau Medium Voltage Switchgear 20 kV yang umumnya menggunakan standar sistem Schneider Electric (seri SM6). Kubikel-kubikel ini dirangkai berdampingan (digabung menjadi satu switchboard gardu distribusi PLN atau industri) untuk mengatur, membagi, dan melindungi aliran listrik.
Dalam praktik di lapangan, teknisi sering menemukan istilah IM, QM, dan DM1A pada gambar single line diagram (SLD) gardu distribusi. Masing-masing modul memiliki fungsi, komponen, dan karakteristik proteksi yang berbeda. Memahami perbedaan ketiganya sangat penting agar tidak salah dalam melakukan operasi, switching, maupun maintenance.
Artikel ini membahas secara lengkap pengertian, fungsi utama, komponen, dan cara kerja masing-masing jenis kubikel TM tersebut, khususnya pada seri SM6 yang banyak digunakan di gardu distribusi PLN dan industri di Indonesia.
Apa Itu Kubikel Tegangan Menengah (TM)?
Kubikel Tegangan Menengah (TM) adalah suatu assembly atau panel switchgear yang digunakan pada sistem tegangan menengah, umumnya 20 kV, untuk menerima, mendistribusikan, memutus, dan melindungi aliran listrik dari sumber (PLN/grid) menuju beban seperti transformator distribusi atau penyulang.
Pada sistem distribusi 20 kV, kubikel TM berfungsi sebagai titik kontrol dan proteksi utama di gardu distribusi. Beberapa modul kubikel dirangkai berdampingan menjadi satu switchboard, dan masing-masing modul memiliki fungsi spesifik sesuai posisinya dalam single line diagram.
Salah satu seri kubikel TM yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah Schneider Electric SM6, yang memiliki beberapa tipe modul standar seperti IM, QM, DM1A, DM1D, CM, dan lainnya. Masing-masing tipe dirancang untuk aplikasi yang berbeda.
Jenis-Jenis Modul Kubikel TM: IM, QM, dan DM1A
![]() |
| Poses Pemasangan Kubikel 20kv . Dok Lapangan. Kelasteknisi.com |
Berikut adalah penjelasan lengkap masing-masing jenis modul kubikel TM beserta fungsi, komponen utama, dan cara kerjanya.
1. Kubikel IM (Incomer / Incoming Module)
Kubikel IM (Incomer Module) adalah modul penerima daya utama yang berasal dari jaringan PLN (grid utama) atau dari gardu lain menuju ke busbar gardu. Kubikel ini menjadi pintu gerbang masuknya listrik 20 kV ke dalam panel kubikel sebelum didistribusikan ke beban atau trafo lain.
Fungsi Utama Kubikel IM
- Menerima suplai daya utama dari jaringan PLN atau gardu upstream.
- Menghubungkan dan memutus aliran daya menuju busbar gardu.
- Menyediakan titik isolasi dan pentanahan untuk keperluan maintenance.
- Menjadi titik monitoring tegangan pada sisi incoming.
Komponen Utama Kubikel IM
- LBS (Load Break Switch / Sakelar Pemutus Beban) — untuk menghubungkan dan memutus beban pada kondisi normal.
- Earthing Switch (Sakelar Pentanahan) — untuk membumikan bagian yang akan diisolasi saat maintenance.
- Indikator Tegangan (Voltage Indicator) — untuk memantau ada atau tidaknya tegangan pada sisi incoming.
Peran Kubikel IM dalam Sistem
Kubikel IM berperan sebagai pintu masuk utama listrik 20 kV. Tanpa kubikel IM, daya dari jaringan PLN tidak dapat masuk ke busbar gardu. Karena itu, kubikel IM biasanya merupakan modul pertama yang ditemukan pada switchboard gardu distribusi.
Catatan teknisi: pada kubikel IM umumnya tidak dipasang fuse atau circuit breaker karena fungsinya hanya sebagai incoming. Proteksi utama berada di sisi upstream (gardu induk) atau pada modul berikutnya (QM/DM1A).
2. Kubikel QM (Switch-Fuse Combination)
Kubikel QM (Switch-Fuse Combination) adalah modul pengaman dan pemutus beban untuk Trafo Distribusi. Kubikel ini biasanya digunakan untuk trafo berkapasitas kecil hingga sedang, misalnya kurang dari atau sama dengan 1000 kVA.
Fungsi Utama Kubikel QM
- Mengamankan trafo distribusi dari gangguan hubung singkat dan arus lebih.
- Memutus beban trafo secara manual melalui LBS.
- Memberikan proteksi terhadap gangguan di sisi sekunder trafo.
- Menjadi titik isolasi dan pentanahan untuk maintenance trafo.
Komponen Utama Kubikel QM
- LBS (Load Break Switch) — untuk memutus dan menghubungkan beban trafo.
- Fuse (Sekering TM) — sebagai proteksi utama terhadap hubung singkat.
- Earthing Switch — untuk pentanahan saat maintenance.
Cara Kerja Kubikel QM
Jika terjadi gangguan atau korsleting di area trafo, sekering (fuse) akan putus dan secara mekanis memicu LBS untuk membuka sirkuit guna mengamankan sistem. Mekanisme ini disebut trip oleh fuse atau fuse-tripping mechanism.
Jika sekering putus, sekering tersebut harus diganti dengan yang baru. Hal ini menjadi salah satu kekurangan kubikel QM dibandingkan kubikel DM1A, karena memerlukan penggantian komponen fisik setiap kali terjadi gangguan.
Catatan teknisi: pemilihan rating fuse pada kubikel QM harus disesuaikan dengan kapasitas trafo dan karakteristik proteksi yang diinginkan. Koordinasi proteksi antara fuse TM dan proteksi sisi sekunder trafo perlu diperhatikan agar selektivitas terjaga.
3. Kubikel DM1A (Circuit Breaker dengan Single Disconnector)
Kubikel DM1A adalah modul proteksi dan pemutus tenaga berbasis Circuit Breaker (CB / PMT). Kubikel ini biasanya digunakan untuk pengaman trafo berkapasitas besar (di atas 1000 kVA), gardu induk, atau sebagai jalur Outgoing (penyulang) ke beban lain.
Fungsi Utama Kubikel DM1A
- Memutus dan menghubungkan beban atau feeder dengan kemampuan pemutusan tinggi.
- Memberikan proteksi arus lebih, hubung singkat, dan gangguan tanah melalui relay digital.
- Menjadi jalur outgoing menuju penyulang atau beban lain.
- Menyediakan pengaturan proteksi yang presisi dan dapat disesuaikan.
Komponen Utama Kubikel DM1A
- Pemutus Tenaga (CB) dengan pemadam busur api vakum atau gas SF6.
- DS (Disconnecting Switch / Sakelar Pemisah) tunggal — untuk isolasi tambahan.
- CT (Current Transformer / Trafo Arus) — untuk pengukuran dan input relay proteksi.
- Relay Proteksi — untuk mendeteksi arus lebih, hubung singkat, gangguan tanah, dan parameter lainnya.
Kelebihan Kubikel DM1A
- Tingkat keamanannya sangat tinggi karena menggunakan circuit breaker dengan kemampuan pemutusan yang besar.
- Pengaturannya presisi menggunakan relay digital, sehingga setting proteksi dapat disesuaikan dengan kebutuhan sistem.
- Jika terjadi gangguan, Anda tidak perlu mengganti komponen (seperti fuse pada QM), melainkan cukup melakukan reset (trip/reset) CB melalui relay setelah gangguan diatasi.
- Lebih cocok untuk trafo berkapasitas besar dan sistem yang membutuhkan selektivitas proteksi tinggi.
Catatan teknisi: kubikel DM1A memerlukan suplai daya untuk relay proteksi dan rangkaian kontrol CB. Pastikan sistem bantu (auxiliary supply) selalu tersedia agar fungsi proteksi dapat bekerja dengan baik.
Tabel Perbandingan Kubikel IM, QM, dan DM1A
| Aspek | Kubikel IM | Kubikel QM | Kubikel DM1A |
|---|---|---|---|
| Fungsi Utama | Incoming / penerima daya utama | Proteksi trafo kapasitas kecil–sedang | Proteksi trafo kapasitas besar / outgoing |
| Perangkat Proteksi | Tidak ada (hanya LBS) | Fuse (sekering TM) | Circuit Breaker + Relay Proteksi |
| Komponen Utama | LBS, Earthing Switch, Voltage Indicator | LBS, Fuse, Earthing Switch | CB, DS tunggal, CT, Relay Proteksi |
| Kapasitas Trafo | — | ≤ 1000 kVA | > 1000 kVA |
| Setelah Gangguan | Tidak terpengaruh | Ganti fuse | Reset CB via relay |
| Tingkat Keamanan | Standar | Baik | Sangat tinggi |
| Pengaturan Proteksi | Tidak ada | Terbatas (rating fuse) | Presisi (relay digital) |
Kesimpulan
Kubikel IM, QM, dan DM1A merupakan tiga jenis modul Kubikel Tegangan Menengah (TM) 20 kV yang umum digunakan pada sistem Schneider Electric SM6. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dalam satu switchboard gardu distribusi:
- Kubikel IM berfungsi sebagai penerima daya utama dari jaringan PLN atau gardu upstream menuju busbar.
- Kubikel QM berfungsi sebagai proteksi dan pemutus beban trafo distribusi kapasitas kecil hingga sedang (≤ 1000 kVA) menggunakan kombinasi LBS dan fuse.
- Kubikel DM1A berfungsi sebagai proteksi dan pemutus tenaga berbasis circuit breaker untuk trafo kapasitas besar (> 1000 kVA) atau jalur outgoing, dengan pengaturan proteksi presisi melalui relay digital.
Memahami perbedaan ketiga jenis kubikel ini sangat penting bagi teknisi listrik, terutama dalam hal operasi switching, maintenance, dan troubleshooting pada gardu distribusi 20 kV. Pastikan selalu mengikuti prosedur keselamatan kerja dan verifikasi bebas tegangan sebelum melakukan pekerjaan pada kubikel TM.
FAQ Kubikel Tegangan Menengah
Apa itu kubikel IM?
Kubikel IM (Incomer Module) adalah modul penerima daya utama dari jaringan PLN atau gardu lain menuju busbar gardu. Komponen utamanya meliputi LBS, earthing switch, dan voltage indicator.
Apa perbedaan kubikel QM dan DM1A?
Kubikel QM menggunakan kombinasi LBS dan fuse sebagai proteksi, biasanya untuk trafo ≤ 1000 kVA. Kubikel DM1A menggunakan circuit breaker dengan relay proteksi digital, biasanya untuk trafo > 1000 kVA atau jalur outgoing. Pada QM, fuse harus diganti setelah gangguan, sedangkan pada DM1A cukup reset CB.
Kapan menggunakan kubikel QM dan kapan menggunakan DM1A?
Kubikel QM digunakan untuk trafo distribusi kapasitas kecil hingga sedang (umumnya ≤ 1000 kVA). Kubikel DM1A digunakan untuk trafo kapasitas besar (> 1000 kVA), gardu induk, atau jalur outgoing yang membutuhkan selektivitas dan pengaturan proteksi presisi.
Apa fungsi LBS pada kubikel TM?
LBS (Load Break Switch) berfungsi untuk menghubungkan dan memutus beban pada kondisi normal. LBS tidak dirancang untuk memutus arus gangguan hubung singkat, sehingga pada kubikel QM proteksi hubung singkat ditangani oleh fuse.
Apa itu earthing switch pada kubikel TM?
Earthing switch (sakelar pentanahan) berfungsi untuk membumikan bagian yang akan diisolasi saat maintenance, sehingga aman dari tegangan sisa atau induksi. Pengoperasiannya harus mengikuti prosedur LOTO (Lock Out Tag Out) dan verifikasi bebas tegangan.
Apakah kubikel IM memiliki proteksi?
Pada umumnya kubikel IM tidak dilengkapi fuse atau circuit breaker karena fungsinya hanya sebagai incoming. Proteksi utama berada di sisi upstream (gardu induk) atau pada modul berikutnya seperti QM dan DM1A.


Posting Komentar