16 Alat-Alat Kelistrikan dan Fungsinya: Teknisi Harus Tahu!

Alat-alat kelistrikan merupakan peralatan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari rumah tangga hingga industri, alat-alat kelistrikan sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas manusia. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa alat kelistrikan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari alat-alat yang sering digunakan dalam rumah tangga hingga alat-alat yang digunakan dalam industri. Kita akan membahas fungsinya, cara kerja, dan juga tips perawatannya agar alat-alat tersebut dapat digunakan dengan baik dan aman.

Ini Alat-Alat Kelistrikan dan Fungsinya


1. Multimeter

Multimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur berbagai parameter listrik, seperti tegangan, arus, dan resistansi. Multimeter biasanya digunakan oleh teknisi, insinyur, dan hobiis elektronika untuk mengukur dan memeriksa peralatan elektronik.

2. Amperemeter

Amperemeter, juga dikenal sebagai ampere meter atau hanya amp meter, adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengukur besaran arus listrik dalam suatu rangkaian listrik. Satuan arus listrik diukur dalam ampere (A). Amperemeter sering digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari percabangan rumah tangga hingga industri besar.

3. Voltmeter

Voltmeter adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengukur besaran tegangan listrik dalam suatu rangkaian. Tegangan diukur dalam satuan volt (V). Voltmeter umumnya digunakan oleh teknisi dan insinyur listrik untuk memeriksa tegangan pada peralatan listrik, sirkuit, dan rangkaian listrik lainnya.

4. Ohmmeter

Ohmmeter adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengukur resistansi atau hambatan suatu benda atau rangkaian. Resistansi diukur dalam satuan ohm (Ω). Ohmmeter biasanya digunakan oleh teknisi dan insinyur elektronika untuk mengukur resistansi pada komponen seperti resistor, kabel, dan sirkuit listrik.

5. Tespen


Tespen, atau juga dikenal sebagai detektor tegangan atau detektor listrik, adalah alat kecil yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan tegangan dalam suatu rangkaian listrik. Alat ini sering digunakan oleh teknisi dan pekerja listrik untuk memastikan apakah suatu perangkat atau rangkaian listrik sedang aktif atau tidak. Selengkapnya tentang tespen disini.

6. Kabel Listrik

Kabel listrik adalah seuntai kawat yang digunakan untuk menghantarkan listrik dari satu tempat ke tempat lain. Kabel ini merupakan bagian penting dari sistem listrik dan digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari rumah tangga hingga industri besar. Kabel listrik terbuat dari bahan konduktif seperti tembaga atau aluminium yang mampu menghantarkan arus listrik dengan efisien.

7. Saklar

Saklar adalah perangkat elektronik atau mekanik yang digunakan untuk membuka atau menutup rangkaian listrik. Saklar berfungsi sebagai pemutus aliran listrik atau alat untuk mengontrol aliran listrik ke suatu perangkat atau lampu. Saklar umumnya digunakan di rumah, kantor, dan berbagai tempat lainnya untuk mengontrol lampu atau alat elektronik.

8. Tang Ampere

Tang ampere digunakan untuk mengukur arus listrik. Tang ampere memiliki dua rahang yang digunakan untuk menjepit kabel. Ketika kabel dijepit dengan tang ampere, jarum pada tang ampere akan menunjukkan nilai arus yang mengalir pada kabel.

9. Tang Potong

Tang potong digunakan untuk memotong kabel. Tang potong memiliki dua pisau yang tajam yang digunakan untuk memotong kabel.

10. Stripper

Stripper digunakan untuk mengupas isolasi kabel. Stripper memiliki berbagai macam ukuran, sehingga dapat digunakan untuk mengupas kabel dengan berbagai macam diameter.

11. Kunci Inggris

Kunci inggris digunakan untuk memasang dan melepas mur dan baut. Kunci inggris memiliki berbagai macam ukuran, sehingga dapat digunakan untuk memasang dan melepas mur dan baut dengan berbagai macam diameter.

12. Kunci Pas

Kunci pas digunakan untuk memasang dan melepas mur dan baut. Kunci pas memiliki berbagai macam ukuran, sehingga dapat digunakan untuk memasang dan melepas mur dan baut dengan berbagai macam diameter.

13. Lakban Listrik

Lakban listrik digunakan untuk mengisolasi kabel yang terkelupas. Lakban listrik terbuat dari bahan yang tahan panas dan air, sehingga aman digunakan untuk kabel.


14. Penyambung Kabel atau Kabel Lastroom

Penyambung kabel atau kabel lastroom digunakan untuk menyambungkan dua ujung kabel secara permanen.  Umumnya digunakan pada instalasi listrik permanen di gedung atau rumah.  Proses penyambungan biasanya menggunakan alat khusus seperti pemanas atau crimping tool.

15. Panel distribusi

Panel distribusi, atau juga dikenal sebagai panel listrik atau panel kontrol, adalah perangkat penting dalam sistem listrik yang berfungsi untuk mendistribusikan listrik dari sumber daya utama ke berbagai sirkuit dan perangkat listrik di sebuah bangunan atau fasilitas. Panel distribusi biasanya terletak di ruangan khusus yang disebut ruang panel listrik.

16. APD (Alat Pelindung Diri) Listrik

Alat Pelindung Diri (APD) Listrik sangat penting untuk keselamatan teknisi saat bekerja dengan listrik. Beberapa APD yang wajib digunakan antara lain:

  • Sarung tangan karet berisolasi
  • Sepatu safety
  • Kacamata safety
  • Helm safety
  • Wearpack (pakaian kerja) tahan api

Itu hanyalah beberapa contoh alat-alat kelistrikan yang digunakan, masih banyak lagi alat-alat yang digunakan dalam bidang ini. Namun, itu dapat berbeda tergantung pada aplikasinya dan jenis industri yang digunakan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url