Switchgear: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, dan Komponennya



Switchgear berfungsi sebagai elemen penting dalam mengelola distribusi tenaga listrik, memastikan keselamatan dan pengendalian. Memahami pentingnya dan berbagai jenisnya merupakan inti dari manajemen daya yang efisien.


Apa itu Switchgear?


Switchgear adalah sistem yang digunakan untuk mengalihkan, mengontrol, mengisolasi, dan melindungi sirkuit dan peralatan listrik. Switchgear merupakan bagian penting dari sistem tenaga listrik, dan digunakan di berbagai lokasi, termasuk gardu induk, pembangkit listrik, dan pabrik.


Pentingnya Switchgear


Pentingnya switchgear terletak pada kemampuannya untuk melindungi sirkuit listrik dari kelebihan beban, korsleting listrik, dan gangguan. Ini memastikan transmisi daya lancar dan mencegah kerusakan pada peralatan mahal atau kecelakaan listrik.


Jenis-jenis Switchgear



Switchgear hadir dalam berbagai bentuk, termasuk versi tegangan rendah dan tegangan tinggi. Ini terdiri dari berbagai komponen, masing-masing memiliki tujuan tertentu dalam mengelola daya listrik secara efektif.


Berikut penjelasan masing-masing jenis switchgear.


 1. Switchgear Tegangan Rendah (LV)

Switchgear ini beroperasi pada level tegangan serendah 1 kV. Switchgear tegangan rendah ini mencakup komponen utama seperti sakelar, pemutus arus tegangan rendah, sekering HRC, pemutus arus diferensial (EL), isolator pelepasan, MCB, MCCB, dll.


2. Switchgear tegangan menengah (MV)

Switchgear ini beroperasi pada level tegangan menengah  36 kV. Switchgear tegangan menengah ini  dilengkapi dengan pemutus arus (sirkuit breaker) serta peredam busur (minyak, vakum dan gas SF6).


 3. Switchgear tegangan tinggi (HT) 

Switchgear ini beroperasi pada  tegangan tinggi diatas 36 kV. Selama pengoperasiannya, alat tegangan tinggi ini akan menimbulkan busur listrik akibat pengoperasian (penyambungan/pemutusan) arus tegangan tinggi.

Untungnya, switchgear ini dilengkapi dengan pemadam busur api yang efektif untuk mengurangi/memadamkan busur api yang dihasilkan selama peralihan.


Komponen Switchgear


Pemutus sirkuit

Di antara komponen-komponen penting, pemutus sirkuit memutus aliran arus ketika terjadi gangguan, mencegah kerusakan pada sistem.


Sekering

Sekering bertindak sebagai perangkat pelindung, memutus sirkuit ketika arus berlebih mengalir melaluinya, sehingga mencegah kerusakan peralatan.


Isolator

Isolator memungkinkan isolasi bagian sirkuit untuk tujuan pemeliharaan sambil memastikan seluruh sistem tetap beroperasi.


Aplikasi Switchgear


Switchgear banyak digunakan di berbagai domain:


Pembangkit listrik

Di pembangkit listrik, switchgear mengontrol aliran listrik, memastikan pembangkitan dan distribusi listrik lancar.


Penggunaan Industri

Industri menggunakan switchgear untuk mengelola sistem kelistrikan, mencegah gangguan, dan memastikan keselamatan selama pengoperasian.


Penggunaan komersial

Bangunan komersial menggunakan switchgear untuk mengatur pasokan listrik, memastikan pengoperasian tidak terganggu.


Cara Kerja Switchgear


Beginilah cara kerja switchgear atau prinsip operasinya dalam kondisi normal dan gangguan.


1.Kondisi normal

Alat switching beroperasi untuk memutus/menyambungkan tenaga listrik dalam kondisi normal (servis). Dalam kondisi normal, switchgear dapat dioperasikan secara manual dengan mengatur CB, DS dan ES.

2. Kondisi Error

Sedangkan pada kondisi error, board akan otomatis bekerja memutus aliran listrik. Prinsip pengoperasian alat otomatis ini tidak terlepas dari pengoperasian sistem dan komponen proteksinya (transformator, relay proteksi, pemutus arus, catu daya).

Cara kerja switchgear jika terjadi gangguan adalah apabila terjadi gangguan seperti hubung singkat atau beban lebih, maka nilai besaran listrik variabel akan melebihi nilai besaran listrik nominal yang disetel pada relai.

Jika hal ini terjadi, relai proteksi akan memerintahkan pemutus arus (CB) untuk memutus pasokan listrik secara otomatis. Ketika  listrik padam, perangkat listrik lainnya akan menjadi aman.

Setelah gangguan listrik teratasi atau dihilangkan, perangkat dapat dioperasikan secara manual seperti  kondisi normal untuk menyambung kembali catu daya.


Baca juga: Kontaktor Magnet: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Komponen, Simbol


Tip Perawatan dan Keamanan untuk Switchgear


Untuk memastikan umur panjang dan efisiensi switchgear:


Inspeksi Reguler

Inspeksi terjadwal mengidentifikasi potensi masalah, sehingga memungkinkan pemeliharaan tepat waktu.


Pembersihan dan Pelumasan

Pembersihan dan pelumasan secara teratur mencegah korosi dan memastikan kelancaran pengoperasian.


Pedoman Keamanan

Mematuhi protokol keselamatan selama pemeliharaan memastikan kesejahteraan personel yang bekerja dengan switchgear.


Kesimpulan


Switchgear memainkan peran penting dalam mengelola daya listrik secara efisien dan aman. Memahami jenis, komponen, aplikasi, dan tren masa depan sangat penting untuk manajemen daya yang efektif.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url